Penyakit Mata Yang Bisa Menyebabkan Kebutaan - Sekitar lima belas persen orang berusia lima puluhan berpikir mata mereka dalam kondisi baik-baik saja terbebas dari penyakit mata. Akan tetapi kalau diuji mengatakan gejala awal yang berkaitan dengan usia degenerasi makula (AMD).
Ini yakni penyebab paling atas di Australia terjadinya kebutaan dan tidak ada cara untuk menghentikannya walaupun sudah terdeteksi dalam fase awal. Pada tahap awal tidak ada pengobatan khusus, selain gaya hidup sehat dan mungkin penggunaan suplemen.
Penyebab utama kebutaan dan penglihatan yang buram terutama penyakit mata yang berkaitan dengan usia ibarat usia degenerasi makula seperit, katarak, retinopati diabetes, dan glaukoma. Gangguan mata umum termasuk amblyopia dan Strabismus.
Kesalahan bias yakni problem mata yang paling sering di Amerika Serikat. Kesalahan bias termasuk miopia (rabun dekat), hyperopia (rabun jauh), Silindris (gangguan penglihatan di semua jarak), dan presbyopia yang terjadi antara usia 40-50 tahun (kehilangan kemampuan untuk fokus dari dekat, ketidakmampuan untuk membaca surat-surat) sanggup dibantu dengan kacamata, lensa kontak, atau dalam beberapa kasus harus dioperasi. Studi terbaru yang dilakukan oleh National Eye Institute mengatakan bahwa penanganan kesalahan bias yang sempurna bisa memperbaiki penglihatan di antara 11 juta orang Amerika berusia 12 tahun atau pun yang berumur lebih tua.
Degenerasi makula, sering disebut usia degenerasi makula terkait (AMD), gangguan fisik dari sentra retina yang disebut makula. Retina diharapkan untuk melihat objek secara terang dan untuk kiprah sehari-hari yang umum ibarat membaca dan mengemudi. AMD mensugesti makula, cuilan tengah retina yang memungkinkan mata untuk melihat rincian halus. Ada dua bentuk AMD, lembap dan kering.
Drusen yakni endapan kuning atau putih kecil di bawah retina. Mereka sering ditemukan pada orang di atas usia 60. Kehadiran drusen kecil yakni normal dan tidak menyebabkan kehilangan penglihatan. Namun, adanya drusen besar dan lebih banyak meningkatkan risiko lebih lanjut problem AMD kering atau basah.
Katarak yakni bentuk degeneratif penyakit mata di mana lensa menjadi buram secara sedikit demi sedikit dan kaburnya penglihatan.
Buta warna yakni kondisinya tidak benar-benar buta dalam arti bekerjsama melainkan yakni penglihatan yang tidak terang terhadap warna tertentu.
Diabetic retinopathy (DR) yakni komplikasi umum dari diabetes. Ini yakni penyebab utama kebutaan pada orang cukup umur di Amerika. Hal ini ditandai oleh kerusakan progresif pada pembuluh darah retina, jaringan peka cahaya di belakang mata yang diharapkan untuk penglihatan yang baik. DR berkembang melalui 4 tahapan, retinopati nonproliferative ringan (mikroaneurisma), retinopati nonproliferative moderat (penyumbatan dalam beberapa pembuluh retina), retinopati nonproliferative yang parah (lebih banyak pembuluh tersumbat menyebabkan retina kekurangan dari suplai darah yang mengarah ke pertumbuhan pembuluh darah baru), dan retinopati proliferatif (tahap yang paling parah). Diabetic retinopathy biasanya memengaruhi kedua mata. Risiko DR dikurangi melalui pengelolaan penyakit yang mencakup kontrol yang baik dari gula darah, tekanan darah, dan kelainan lipid. Diagnosis dini pengobatan DR dan sempurna waktu mengurangi risiko kehilangan penglihatan, namun, sebanyak 50% dari pasien terlambat dilakukan pengobatan yang efektif alasannya yakni tidak melaksanakan cek mata atau didiagnosis yang terlambat.
Ini yakni penyebab utama kebutaan di kalangan orang cukup umur usia kerja di Amerika Serikat usia 20-74.
Sekarang berpikir ihwal hal ini. Kerusakan UV yakni salah satu penyebab utama degenerasi makula. Apakah Anda beresiko? Jawabannya yakni ya. Hal ini penting bagi semua orang, tanpa memandang usia, menggunakan kacamata pelindung UV saat berada diluar. Hal ini juga sangat penting untuk mencegah penyakit mata dengan menjadwalkan investigasi mata yang komprehensif setiap tahun.
Ini yakni penyebab paling atas di Australia terjadinya kebutaan dan tidak ada cara untuk menghentikannya walaupun sudah terdeteksi dalam fase awal. Pada tahap awal tidak ada pengobatan khusus, selain gaya hidup sehat dan mungkin penggunaan suplemen.
Penyebab utama kebutaan dan penglihatan yang buram terutama penyakit mata yang berkaitan dengan usia ibarat usia degenerasi makula seperit, katarak, retinopati diabetes, dan glaukoma. Gangguan mata umum termasuk amblyopia dan Strabismus.
![]() |
| Penyakit Mata Yang Bisa Menyebabkan Kebutaan |
Berikut Berbagai Jenis Penyakit Mata
- Kesalahan bias
Kesalahan bias yakni problem mata yang paling sering di Amerika Serikat. Kesalahan bias termasuk miopia (rabun dekat), hyperopia (rabun jauh), Silindris (gangguan penglihatan di semua jarak), dan presbyopia yang terjadi antara usia 40-50 tahun (kehilangan kemampuan untuk fokus dari dekat, ketidakmampuan untuk membaca surat-surat) sanggup dibantu dengan kacamata, lensa kontak, atau dalam beberapa kasus harus dioperasi. Studi terbaru yang dilakukan oleh National Eye Institute mengatakan bahwa penanganan kesalahan bias yang sempurna bisa memperbaiki penglihatan di antara 11 juta orang Amerika berusia 12 tahun atau pun yang berumur lebih tua.
- Degenerasi macula
Degenerasi makula, sering disebut usia degenerasi makula terkait (AMD), gangguan fisik dari sentra retina yang disebut makula. Retina diharapkan untuk melihat objek secara terang dan untuk kiprah sehari-hari yang umum ibarat membaca dan mengemudi. AMD mensugesti makula, cuilan tengah retina yang memungkinkan mata untuk melihat rincian halus. Ada dua bentuk AMD, lembap dan kering.
- Drusen
Drusen yakni endapan kuning atau putih kecil di bawah retina. Mereka sering ditemukan pada orang di atas usia 60. Kehadiran drusen kecil yakni normal dan tidak menyebabkan kehilangan penglihatan. Namun, adanya drusen besar dan lebih banyak meningkatkan risiko lebih lanjut problem AMD kering atau basah.
- Katarak
Katarak yakni bentuk degeneratif penyakit mata di mana lensa menjadi buram secara sedikit demi sedikit dan kaburnya penglihatan.
- Butawarna
Buta warna yakni kondisinya tidak benar-benar buta dalam arti bekerjsama melainkan yakni penglihatan yang tidak terang terhadap warna tertentu.
- Diabetic Retinopathy
Diabetic retinopathy (DR) yakni komplikasi umum dari diabetes. Ini yakni penyebab utama kebutaan pada orang cukup umur di Amerika. Hal ini ditandai oleh kerusakan progresif pada pembuluh darah retina, jaringan peka cahaya di belakang mata yang diharapkan untuk penglihatan yang baik. DR berkembang melalui 4 tahapan, retinopati nonproliferative ringan (mikroaneurisma), retinopati nonproliferative moderat (penyumbatan dalam beberapa pembuluh retina), retinopati nonproliferative yang parah (lebih banyak pembuluh tersumbat menyebabkan retina kekurangan dari suplai darah yang mengarah ke pertumbuhan pembuluh darah baru), dan retinopati proliferatif (tahap yang paling parah). Diabetic retinopathy biasanya memengaruhi kedua mata. Risiko DR dikurangi melalui pengelolaan penyakit yang mencakup kontrol yang baik dari gula darah, tekanan darah, dan kelainan lipid. Diagnosis dini pengobatan DR dan sempurna waktu mengurangi risiko kehilangan penglihatan, namun, sebanyak 50% dari pasien terlambat dilakukan pengobatan yang efektif alasannya yakni tidak melaksanakan cek mata atau didiagnosis yang terlambat.
Ini yakni penyebab utama kebutaan di kalangan orang cukup umur usia kerja di Amerika Serikat usia 20-74.
Mencegah Penyakit Mata
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, 75% dari kebutaan di dunia sanggup dicegah. Tetapi untuk mencegah penyakit mata yang serius yang menyebabkan kehilangan penglihatan dan kebutaan, deteksi dini sangat penting. Penyakit mata yang paling serius tidak mempunyai gejala peringatan.Sekarang berpikir ihwal hal ini. Kerusakan UV yakni salah satu penyebab utama degenerasi makula. Apakah Anda beresiko? Jawabannya yakni ya. Hal ini penting bagi semua orang, tanpa memandang usia, menggunakan kacamata pelindung UV saat berada diluar. Hal ini juga sangat penting untuk mencegah penyakit mata dengan menjadwalkan investigasi mata yang komprehensif setiap tahun.
Tag :
Penyebab Penyakit

0 Komentar untuk "Penyakit Mata Yang Dapat Menyebabkan Kebutaan"